Jurnal Bengkulu Mandiri

Membangun Bengkulu Menuju Budaya Riset

Diskusi Bandeng Umpan Ditunda July 16, 2012

Filed under: Berita — Urip Santoso @ 5:27 am
Tags:

Diskusi lanjutan mengenai rencana aksi bandeng umpan yang direncanakan tanggal 12 Juli 2012 ditunda. Direncanakan tanggal 18 Juli 2012 diskusi akan dilanjutkan. Diskusi yang merupakan lanjutan diskusi yang diselenggarakan oleh DRD tanggal 19 April 2012 ini sangat penting artinya, sebagai tonggak sejarah bagi Bengkulu untuk memfokuskan laut sebagai aktivitas utamanya.

Hal ini sangat logis, sebab pantai Bengkulu itu sepanjang 525 km belum banyak dimanfaatkan. Panjang pantai 525 km ini sangat potensial untuk dimanfaatkan sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) utama dan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Untuk mendukung program kelautan ini, DRD Provinsi Bengkulu sedang menyusun Agenda Riset Daerah (ARD) mengenai riset kelautan dan perikanan. Ada 8 fokus ARD Provinsi Bengkulu yang sedang disusun oleh DRD, yaitu: 1) Ketahanan Pangan dan Pertanian, 2) Energi, 3) Teknologi dan Manajemen Transportasi, 4) Kesehatan dan Obat, 5) Teknologi Informasi & Komunikasi, 6) Pengelolaan SDA, 7) Teknologi Pariwisata, dan 8) Kelautan dan Perikanan.

Pengembangan kelautan dan perikanan dengan tema besar “Bengkulu Menjangkau Samudera” sudah dikomunikasikan dengan Plt. Gubernur, dan beliau sangat mendukung gagasan tersebut. Beliau memerintahkan kepada Tim 7 Bengkulu Menjangkau Samudera untuk berkoordinasi dengan pihak terkait agar merealisasikan gagasan tersebut.

Dalam diskusi tanggal 10 Juli 2012 yang lalu, disepakati untuk segera mengembangkan bandeng umpan seluar 5 ha. Jika ini sukses, maka PLt. Gubernur akan mengundang Menteri Kelautan dan Perikanan, pengusahan nasional dan stakeholders lainnya dalam panen raya nantinya sekaligus mencari dukungan menteri dan pengusaha nasional untuk mengembangkan bandeng umpan di Bengkulu.

Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bengkulu sangat mendukung gagasan ini dan akan mereliasasikan kegiatan tersebut tahun 2013. Terdapat 1400 ha lahan DKP untuk pengembangan tambak, dan baru dimanfaatkan seluas 300 ha. Sementara Bank Pembangunan Daerah (BPD) juga siap menggelontorkan dananya baik melalui skim biasa maupun skim CSR.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s