Jurnal Bengkulu Mandiri

Membangun Bengkulu Menuju Budaya Riset

Selintas tentang Usaha Kecil Abon Tuna di Sulawesi Selatan (Kunjungan kerja DRD Tanggal 15 Mei 2012 May 21, 2012

Filed under: Umum — Urip Santoso @ 6:42 am
Tags: , , ,

 Usaha abon ikan tuna dalam skala usaha abon ikan tuna telah berkembang di Provinsi Sulawesi Selatan. DRD sempat berkunjung ke salah satu usaha abon ikan tuna, yaitu Ilo Mandiri Makassar. Produknya telah memperoleh izin usaha dan dikemas secara manual. Dengan alat-alat yang sederhana seperti wajan perebus, wajan penggorengan, alat penumbuk, mesin pengepres dan alat pres plastic ia mampu menghasilkan abon ikan tuna yang bermutu tinggi. Produk ini telah dijual di supermarket, dan bahkan menjadi oleh-oleh baik dalam maupun luar negeri. Abon buatannya dapat bertahan lebih dari 6 bulan.

Cara pembuatan abon sangat sederhana sebagai berikut:

1)      Daging tuna dibeli dari pengusaha daging ikan tuna, yang diantar langsung ke lokasi usaha.

2)      Daging ikan tuna direbus selama 2 jam.

3)      Setelah itu ditiriskan dan kemudian digiling dalam alat penggiling.

4)      Daging yang sudah halus itu diberi bumbu berupa rempah-rempah dan diaduk sampai rata.

5)      Daging tuna yang sudah halus ini kemudian digoreng.

6)      Daging tuna yang sudah digoreng itu kemudian didinginkan dan kemudian di pres.

7)      Hasil pres tersebut kemudian dikemas dalam plastik dengan berat 200 g per bungkusnya, Abon buatan Ilo Mandiri ini ada dua rasa, yaitu rasa pedas dan rasa manis.

8)      Abon siap dipasarkan.

Hasil komunikasi dengan pengusaha abon ini bahwa mereka belum memperoleh bantuan dari Pemerintah Daerah meskipun telah mengajukan proposal bantuan usaha. Pengusaha Ilo Mandiri ini telah sering dipakai sebagai narasumber dalam pelatihan usaha abon ikan tuna. Mereka juga menginformasikan bahwa bantuan Pemda terhadap usaha kecil skala rumah tangga tidak didasarkan pada prinsip obyektivitas, keadilan dan rasionalitas. Tim DRD menyarankan agar mereka membentuk kelompok usaha agar permohonan bantuan dapat direalisasikan. Disarankan pula agar mereka melakukan perbaikan manajemen sehingga diharapkan bisa mengajukan kredit usaha ke bank. Diharapkan dengan membentuk kelompok dan memperbaiki manajemennya, usaha tersebut dapat berkembang lebih pesat.

Tindak Lanjut

Dari kunjungan kerja ke usaha kecil skala rumah tangga, maka terdapat beberapa hal yang dapat diterapkan di Provinsi Bengkulu, yaitu:

1)      Keseriusan pengusaha kecil skala rumah tangga dalam mengembangkan usahanya tanpa menunggu bantuan dari pemerintah.

2)      Usaha yang dilakukan diarahkan sebagai usaha utama bukan sebagai usaha sampingan. Hal inilah yang membuat pengusaha kecil di Sulawesi Selatan mampu mengembangkan usahanya secara mandiri.

3)      Bantuan Pemda terhadap pengusaha kecil hendaknya didasarkan kepada profil pengusaha kecil tersebut.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s