Jurnal Bengkulu Mandiri

Membangun Bengkulu Menuju Budaya Riset

Peran Apa yang Sudah Dilakukan DRD Bengkulu? May 11, 2012

Filed under: Umum — Urip Santoso @ 6:02 am
Tags: , ,

Berdasarkan Peraturan Gubernur Provinsi Bengkulu, Dewan Riset Daerah provinsi Bengkulu mempunyai tugas sbb:

1. memberikan masukan kepada Pemerintah Daerah untuk menyusun dan merumuskan arah, prioritas, serta kerangka kebijakan Pemerintah Daerah Provinsi Bengkulu di bidang IPTEKS;

2. mendukung Pemerintah Daerah Provinsi Bengkulu melakukan koordinasi di bidang IPTEKS dengan Kabupaten/Kota dalam wilayah Provinsi Bengkulu;

3. Melakukan evaluasi terhadap proposal dan hasil penelitian dan pengembangan dari dana yang bersumber dari APBD.

Untuk tugas point 1. DRD telah menyusun Kebijakan Strategis Pembangunan Daerah (Jakstrada) Iptek 2011-2015, sedang menyusun Agenda Riset Daerah yang sudah dimulai tahun 2011 dan  memberikan pemikiran tentang solusi dari permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat. Untuk tugas point 2. DRD telah melakukan koordinasi dengan kabupaten, kota dan provinsi, dan memberikan masukan tentang pentingnya riset/kajian bagi perencanaan dan pembangunan daerah. Sosialisasi DRD telah dilakukan secara intensif baik melalui pertemuan, lokakarya dan diskusi, media elektronik seperti blog dan TVRI, media cetak seperti rakyat Bengkulu, kunjungan langsung ke kabupaten/kota dan bentuk-bentuk sosialisasi lainnya. Hasil kegiatan ini adalah DRD Bengkulu sudah dikenal oleh para stakeholders di Provinsi Bengkulu. Sampai tahun 2012 DRD belum berperan dalam tugas point 3.

Adapun fungsi DRD Provinsi Bengkulu adalah:

Memberikan masukan kepada Pemerintah Daerah Provinsi Bengkulu berupa pemikiran dalam rangka:

a. Pemetaan kebutuhan IPTEKS;

b. Mencari, memenuhi, merumuskan kebijakan dan arah pembangunan IPTEKS sesuai potensi keunggulan yang dimiliki;

c. Menentukan prioritas utama dan peringkat kepentingan permasalahan riset IPTEKS;

d. Pemantauan, penilaian, evaluasi terhadap arah kebijakan IPTEKS.

Sampai dengan tahun 2012, DRD melaksanakan fungsi point b. dengan telah diterbitkannya Jakstrada Iptek 2011-2015 dan sedang menyusun Agenda Riset Daerah tahun 2012-2015. Terkait dengan fungsi point a. dan d., DRD baru pada tahap inventarisasi riset yang telah dilakukan di Provinsi Bengkulu.

Selain tugas pokok dan fungsi DRD yang dijabarkan dalam Peraturan Gubernur, sejatinya DRD mempunyai peran penting sebagai mediator antara Pemerintah Daerah, Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha. Peran ini sedang dirintis oleh DRD, yaitu dengan cara membangun jejaring/mitra kerja. Berdasarkan uraian di atas, maka DRD Provinsi Bengkulu baru melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagian saja. Oleh sebab itu, wajar jika peran DRD Bengkulu dalam pembangunan daerah masih belum dirasakan secara langsung. Jika dicermati memang tugas pokok dan fungsi DRD tidak akan dirasakan oleh masyarakat secara langsung. Sosialisasi yang dilakukan DRD kepada pejabat eselon 2, 3 dan 4 baik di kabupaten/kota maupun provinsi setidak-tidak diharapkan akan mengubah orientasi para pejabat tersebut. Paling tidak di tahap awal mereka telah memahami pentingnya riset bagi perencanaan dan pembangunan daerah.

Terdapat beberapa hambatan yang dihadapi oleh DRD dalam melaksanakan tugasnya, antara lain:

1) —Anggaran yang tersedia baru sebatas untuk kegiatan operasional, padahal DRD perlu mengkaji beberapa isu strategis di Bengkulu untuk memberikan rekomendasi kepada Gubernur.
2) —DRD belum mengelola keuangan secara mandiri dikarenakan lembaga nonstruktural tidak dibenarkan mengelola anggaran APBD secara mandiri.
3) —Hasil kegiatan DRD berupa pemikiran di bidang Iptek belum dijadikan landasan dalam perencanaan.
4) —Lemahnya koordinasi DRD baik internal maupun eksternal.
5) Belum tersedianya data dasar  yang terintegrasi di Provinsi Bengkulu.
Memang target DRD periode 2009-2013 ini dikonsentrasikan pada: 1) meletakkan dasar-dasar kebijakan IPTEK di Provinsi Bengkulu (Jakstrada & Agenda Riset Daerah); 2) sosialisasi DRD ke seluruh kabupaten dan kota selingkung Provinsi Bengkulu; 3) memberikan solusi tentang beberapa masalah yang dihadapi oleh masyarakat Bengkulu melalui telaah pustaka dan focus group discussion; 4) menata tatapamong DRD. Peran yang secara langsung dapat diakses oleh masyarakat adalah beberapa pemikiran yang dipublikasikan oleh DRD Bengkulu. Hasil pemikiran tersebut telah banyak dimanfaatkan oleh para mahasiswa, dosen, pejabat dan masyarakat umum. Saat ini terdapat satu kegiatan riset tentang peran DRD Bengkulu yang dilakukan oleh mahasiswa Fisipol Universitas Bengkulu.
 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s