Jurnal Bengkulu Mandiri

Membangun Bengkulu Menuju Budaya Riset

Peran Dewan Riset Daerah Bengkulu Belum Optimal August 19, 2011

Filed under: Berita — Urip Santoso @ 1:00 am
Tags: , , ,

         Dalam rapat DRD Bengkulu tanggal 16 Agustus 2011 yang lalu Ketua DRD Bengkulu, Prof. Urip Santoso menyatakan bahwa peran DRD Bengkulu belum optimal. Hal ini terkendala oleh banyak faktor.  Beberapa  faktor tersebut antara lain: 1) lemahnya koordinasi internal DRD, 2) lemahnya koordinasi antar DRD dengan instansi terkait, 3) belum berperannya DRD sebagaimana yang diharapkan, 4) sosialisasi DRD ke berbagai stakehorder yang kurang, 5) rendahnya anggaran operasional DRD.

Idealnya, DRD adalah forum konsultasi dan koordinasi serta merupakan Lembaga Non Struktural yang berkedudukan dibawah dan bertanggungjawab kepada Gubernur selaku Kepala Daerah Provinsi Bengkulu.

DRD mempunyai tugas pokok :

  1. Memberikan masukan kepada Pemerintah Daerah untuk menyusun arah, prioritas serta kerangka kebijakan pemerintah daerah provinsi Bengkulu di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.
  2. Mencari solusi dalam menyelesaikan isu-isu strategis dan permasalahan dan kesulitan hidup yang dihadapi masyarakat Bengkulu.
  3. Mendukung Pemerintah Daerah dalam melakukan koordinasi di Bidang IPTEK dengan berbagai pihak yang relevan.

Untuk itu Ketua DRD mengharapkan dukungan Pemerintah Daerah Provinsi Bengkulu berupa Fasilitasi DRD  dalam menelaah, mengkaji dan merekomendasikan hasil-hasil riset dan teknologi yang ada di Bengkulu, serta mengevaluasi untuk dapat dijadikan bahan perencaaan pembangunan dan pengambilan kebijakan. Maksud dari fasilitasi DRD adalah tersedianya data dan informasi pembangunan dari hasil-hasil riset dan teknologi sebagai input perencanaan pembangunan dan pengambilan kebijakan yang didukung dengan teknologi informasi. Adapun tujuannya adalah meningkatkan kinerja Dewan Riset Daerah  dan stakeholder dalam menyaring data dan informasi dari hasil-hasil riset dan teknologi sebagai bahan masukan pada proses Perencanaan Pembangunan di Bengkulu.
Kegiatan fasilitasi tersebut sebagaimana yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat sebagai berikut:

  1. Melakukan pengkajian dan evaluasi pemanfaatan, pengembangan dan penguasaan IPTEK bagi pembangunan di daerah.
  2. Penyusunan prioritas riset dan teknologi daerah di bidang IPTEK .
  3. Penyusunan pertimbangan dan rekomendasi tentang riset dan Teknologi/IPTEK
  4. Pengembangan hasil-hasil riset untuk dapat disosialisasikan dan dijadikan perencanaan pembangunan daerah.
  5. Mengumpulkan data sekunder dan informasi mengenai hasil-hasil riset dan teknologi dari lembaga-lembagi riset di Provinsi Bengkulu.
  6. Menyusun basis data dan informasi hasil-hasil riset dan teknologi sebagai input perencanaan dan berguna dari berbagai peran. 

Ketua DRD juga mengharapkan semua anggota DRD aktif dan memahami serta melaksanakan 3 peran utama DRD sebagai berikut:

  1. Mengkoordinasikan informasi potensi unggulan daerah serta mencermati strategi industri nasional dengan melibatkan stakeholder,
  2. Mengkoordinasikan kegiatan untuk meningkatkan penetrasi potensi iptek yang dimilikinya untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan peningkatan kualitas pembangunan ekonomi dengan rancangan Program Utama Riset dan Teknologi Daerah serta Agenda Riset Daerah. Jadi DRD tidak melakukan riset, namun menjadi fasilitator pengembangan kreasi dan kebutuhan stakeholder
  3. Bersama-sama Kantor Menteri Negara Riset dan Teknologi membina perkembangan Iptek di daerah melalui pengembangan manajemen sistem insentif KMNRT  baik untuk pengembangan individu peneliti maupun institusi penelitian. Keterlibatan ini meliputi aspek seleksi, monitoring-evaluasi, pembinaan serta pengembangannya.

Mencermati peran DRD tersebut, maka DRD harus mampu berinteraksi dengan seluruh unsur masyarakat maupun antar DRD di daerah lain. Dalam konteks ini, maka peran WARINTEK yang merupakan salah satu unsur BIM (Balai Informasi Masyarakat) dalam Inpres no.6/2001 menjadi sangat penting. WARINTEK tidaklah semata-mata tempat untuk mencari informasi melalui media elektronik, tetapi juga harus mampu meramu dan mencari informasi dari kekayaan lokal untuk diinformasikan ke masyarakat sekitarnya melalui kegiatan pelatihan maupun kegiatan pembudayaan iptek melalui lomba kreatif.

Untuk itu, ke depan WARINTEK harus dikembangkan untuk mendukung peran dan fungsi DRD. Ke depan DRD bersama Kepala Balitbang provinsi Bengkulu akan melakukan konsultasi dengan Gubernur terkait dengan optimasi peran dan fungsi DRD dan Litbang. Ke depan DRD Bengkulu juga akan menggandeng pihak swasta.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s