Jurnal Bengkulu Mandiri

Membangun Bengkulu Menuju Budaya Riset

Sistem Pembelajaran Berbasis IT June 18, 2009

Oleh: drs. Asahar Johar T., M.Kom

1. Latar Belakang

            Perkembangan penggunaan teknologi internet dan web sedemikian cepat diikuti dengan perkembangan inovasi-inovasi teknologi internet dan komunikasi data. Seiring juga pembangunan aplikasi dan sistem informasi sudah berbasiskan kepada teknologi internet. Banyak hal yang dapat dilakukan dan kemudahan yang diperoleh mellaui teknologi internet ini misalnya pembelajaran jarak jauh atau e-learning. E-learning adalah cara baru dalam proses pembelajaran yang merupakan konsekwensi logis dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi.

            Keinginan dan kebutuhan untuk emncari alternatif sistem pendidikan dengan biaya yang lebih murah telah menjadi pemicu utama yang mendorong banyak penyelenggara pendidikan di seluruh dunia untuk menerapkan sistem pendidikan jarak jauh (e-learning).

            Berbeda dengan sistem pendidikan tatap muka dimana proses pembelajaran terjadi dimana seorang pengajar berhadapan langsung dengan sejumlah siswa. Guru menyampaikan aemua materi pelajaran sesuai dengan tuntutan kurikulum, sehingga tidak semua materi dapat dicatat oleh siswa. Bagi siswa yang orangtuanya punya kemampuan di bidang ekonomi bisa membeli buku. Tapi bagi siswa yang orangtuanya lemak di bidang ekonomi tidak punya kemampuan untuk membeli buku untuk putra-putrinya. Kesenjangan ini adalah salah satu faktor yang menyebabkan turunnya kualitas pendidikan.

            Untuk  mengurangi kesenjangan tersebut di atas, diperlukan adanya kombinasi antara kedua system pendidikan tersebut, yaitu menyediakan bahan pembelajaran yang dapat diakses secara online dan offline.

            Materi pembelajaran yang ada di Learning Center dapat dijadikan standard untuk daearh lain atau kabupaten lain. Dengan demikian akan terciptanya standardisasi pembelajaran. Tidak lagi materi yang diberikan di kota, timpang dengan yang ada di daearh. Sehingga guru dan siswa di daerah lain dapat memperoleh materi yang standard untuk diberikan atau diterima.

            Sistem ini dapat menyajikan materi-materi yang diberikan berdasarkan tingkatan-tingkatan (SD, SMP dan SMA) yang akan terbagi lagi menjadi beberapa mata pelajaran. Materi yang disajikan ini merupakan materi yang dipilih dan dikemas dan telah disesuaikan dengan kurikulum yang berlakusaat ini. Sehingga dapat dijadikan rujukan atau referensi. Materi ini dapat diunduh nantinya oleh guru atau siswa di seluruh daerah Bengkulu dengan memanfaatkan teknologi internet. Juga dapat diunduh oleh pihak lain di seluruh negeri. Selain itu system ini akan mampu memberikan layanan konsultasi gratis bagi siswa siswi yang mempunyai kesulitan di bidang mata pelajaran tertentu. Sehingga system ini dapat dijadikan alternative bagi siswa selain BIMBEL yang mungkin di daerahnya tidak ada. Diskusi online, evaluasi dan try out online juga dapat dilakukan melalui system ini. Karena ini bersifat terbuka jadi dapat dimanfaatkan secara gratis. Hal ini seiring dengan program pemerintah yaitu pendidikan gratis/murah.

 

2. Tujuan

            Kualitas sumber daya manusia yang tangguh, unggul, kreatif dan berdaya saing tinggi merupakan asset yang sangat penting bagi kehidupan. Pendidikan adalah salah satu sarana untuk meningkatkan kualitas SDM. Oleh karena itu perlu diupayakan alternative system pendidikan dengan biaya murah tetapi dapat emningkatkan kualitas SDM. Upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan dapat dimulai dengan menerapkan system pendidikan jarak jauh (e-learning). Adapun tujuan penerapan system ini adalah:

a)      meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di provinsi bengkulu melalui pendekatan teknologi.

b)      Meningkatkan SDM (guru dan siswa) di Provinsi Bengkulu.

c)      Memberikan alternative pembelajaran bermakna disamping pembelajaran konvensional yang ada di sekolah.

d)      Mendorong siswa untuk aktif dalam meningkatkan tingkat percepatan dan penyerapan ilmu pengetahuan dan teknologi.

 

3. Keuntungan Penerapan E-learning

            Beberapa keuntungan dan manfaat yang didapat dari menerapkan system pembelajaran e-learning, yaitu:

a)      dimungkinkan terjadinya distribusi pendidikan ke semua penjuru tanah air dengan kapasitas daya tampung yang tidak terbatas karena tidak memerlukan ruang kelas. Dengan system pembelajaran e-learning ini akan mengurangi biaya operasional pendidikan, seperti biaya pembangunan dan pemeliharaan gedung, transportasi, alat-alat tulis, buku dan sebagainya.

b)      Tidak terbatas oleh waktu. Peserta didik dapat menentukan kapan saja waktu untuk belajar, sesuai dengan ketersediaan waktu masing-masing.

c)      Peserta didik dapat memilih topic atau bahan ajar sesuai dengan keinginan dan kebutuhan masing-masing. Hal ini sangat baik karena dapat mendukung tercapainya tujuan pembelajaran.

d)      Bagi peserta didik yang mengalami kesulitan dalam memahami materi pembelajaran atau memecahkan soal-soal dapat meminta bantuan kepada instruktur secara interaktif.

 

4. Pembahasan

(1) Komponen pengembangan e-learning

            Untuk membangun system pembelajran e-learning dibutuhkan yiga komponen pendukung, yaitu:

a)      infrastruktur

            Sebagai prasarana dan wadah yang memungkinkan seluruh fungsi dan fasilitas pembelajaran online dapat dilaksanakan. Diperlukan satu infrastruktur yang kuat yang terdiri dari:

–         system jaringan dan komunikasi data dengan basis data internet Protocol

dan teknologi web/internet

–         perangkat keras dan lunak system operasi (server dan system operasi).

–         Database

–         Aplikasi e-learning

b)      Service

            Kesuksesan implementasi membutuhkan perencanaan, kostomisasi, integrasi, manajemen aplikasi, dukungan teknis dan operasional. Keseluruhan proses implementasi, pengembangan dan pelayanan dapat dilakukan atau dikerjakan oleh Diknas Provinsi Bengkulu dengan dukungan konsultan yang kompeten. Hal yang paling utama adalah fungsi administrator dan dukungan teknis yang menjaga agar system tetap berjalan dengan baik.

c)      Content

            Hal yang sangat penting pula adalah ketersediaan content atau bahan-bahan (bahan ajar, ujian, dan lain-lain) yang dapat dibuatkan ke dalam berbagai format (teks, gambar, video dan suara atau multimedia dan simulasi) sangat penting untuk mendukung komponen utama ini.

 

(2) Komponen aplikasi e-learning

            E-learning adalah satu aplikasi untuk pembelajaran jarak jauh yang memberikan kemudahan akses bagi penyelenggara pendidikan dan peserta didik tanpa dibatasi oleh ruang dan waktu. Umumnya aplikasi e-learning ini dibangun dengan basis teknologi internet.

            Fungsionalitas aplikasi e-learning secara umum akan emndukung fungsi-fungsi sebagai berikut:

–         Sistem manajemen

            Sistem manajemen pembelajaran atau e-learning Management System adalah aplikasi dasar pembangun e-learning yang terdiri dari fungsi-fungsi utama sebagai berikut:

  1. manajemen bahan ajar, menyediakan fasilitas untuk pembuatan bahan

      ajar terdokumentasi, mendukung semua format pembuatan dokumen

      seperti MS Word, MS Excel, MS Power Point, html dll.

  1. ujian online, memiliki fasilitas untuk penyelenggaraan ujian secara online dan emndukung banyak jenis tes seperti pilihan ganda, benar/salah, jawaban singkat, essay  dll.
  2. penilaian ujian dan progess, siswa dapat secara langsung mengetahui hasil nilai ujian.
  3. Monitoring aktivitas siswa, fasilitas untuk mengetahui seberapa aktif siswa untuk menggunakan system e-learning ini.

– Menyedeiakan akses kolaborasi antar seluruh siswa, guru dan instruktur melalui fasilitas e-mail, chat, discustion board dll.

 

(3) Digitalisasi bahan ajar

            Digitalisasi bahan ajar merupakan produk bahan ajar yang dibuat secara interaktif yang dapat disertai narasi, simulasi tentang sebuah materi tertentu. Dengan narasi materi yang disajikan seolah-olah disajikan langsung oleh guru pengajar yang bersangkutan sehingga system ini dapat disebut  sebagai guru virtual.  Dengan simulasi pemahaman tentang sebuah konsep lebih mudah diterima dan menarik siswa untuk lebih dalam mempelajarinya.

            Ada beberapa manfaat yang dapat diperoleh, yaitu:

  1. bagi guru dapat mendorong kreatifitas dan inovasi dalam membuat media pembelajran yang baik bagi siswa. Sehingga akan memacu guru untuk mengajar secara profesional, sesuai dengan tuntutan UU Nomor 20.
  2. Media ini dapat disajikan dalam bentuk CD sehingga dapat digunakan sebagai pengganti buku. Dapat diperbanyak sesuai dengan kebutuhan. Dapat dipelajari setiap saat. Di sebuah learning center atau sekolah dapat dibuat sebuah ruangan yang khusus untuk siswa belajar (di luar jam belajar) untuk memperdalam materi tertentu. Learning Center atau sekolah memiliki CD-CD pembelajaran untuk semua materi yang diajarkan di sekolah. Bagi siswa yang aktif dapat emningkatkan percepatannya dalam emmeprdalam pengetahuan. Karena siswa dapat mempelajari hal-hal yang belum diberikan oleh guru. Di sekolah, guru dapat bertindak sebagai pendamping. Siswa berdiskusi tentang pengalaman atau materi yang belum mengerti dari hal yang telah dipelajarinya.
  3. Siswa dapat memilih materi yang paling esensial, sehingga dapat mendorong akselerasi belajar.

 

(4) Perpustakaan digitalisasi

            Selayaknya perpustakaan fisik. Perkembangan teknologi memungkinkan sebuah pengarsipan atau perpustakaan dibuat secara digital. Manfaat dari sistem ini adalah tidak diperluaknnya sebuah tempat yang luas. Source atau sumber belajar dapat diakses dimanapun melalui teknologi web. Buku digital (e-book) dapat diperoleh secara gratis.

            Manfaat dari perpustakaan ini antara lain:

a)      meminimalisasi biaya (transportasi, fotokopi, gedung, karyawan dll.).

b)      mendorong bagi guru dalam membuat tulisan yang bermutu. Buku digital dapat dibuat oleh guru. Bisa dikompetisikan.

 

(5) Konfigurasi sistem di sekolah

            Untuk dapat melangsungkan sistem pembelajaran ini, diperlukan konfigurasi sistem perangkat keras di setiap sekolah.

 

(6) Kesimpulan

            Untuk mengurangi beban biaya pendidikan khususnya dalam mengadakan buku/bahan ajar, dibutuhkan digitalisasi bahan ajar yang dapat diakses secara online maupun offline oleh siswa.

            Untuk berlangsungnya proses pembelajaran secara online melalui aplikasi e-learning dibutuhkan komponen-komponen sebagai berikut:

  1. infrastruktur.
  2. Perangkat lunak e-learning.
  3. Content
  4. Administrator.
 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s