Jurnal Bengkulu Mandiri

Membangun Bengkulu Menuju Budaya Riset

Dewan Riset Daerah (draft) May 23, 2009

Filed under: Profil — Urip Santoso @ 5:38 am
Tags: ,

Sejarah DRD Bengkulu

Dewan Riset Daerah Bengkulu merupakan suatu lembaga independen yang dibentuk atas prakarsa Badan Penelitian, Pengembangan dan Statistik Daerah Bengkulu dengan Peraturan Gubernur No 121.XXXII Tahun 2009 tentang pembentukan dewan riset daerah propinsi Bengkulu tanggal 5 Mei 2009.  Dewan Riset Daerah Bengkulu periode 2009-2013 dilantik pada tanggal 20 Mei 2009. DRD Bengkulu adalah DRD yang ke-22 di Indonesia.

VISI DAN MISI

VISI :
 

Riset sebagai basis pembangunan yang berkelanjutan sesuai dengan potensi daerah untuk menjadikan Propinsi Bengkulu mencapai masyarakat madani.
MISI :

  1. Mengoptimalkan kompetensi dan eksistensi institusi penelitian dan pengembangan yang ada di Propinsi Bengkulu dan memberikan kontribusi bagi pembangunan di daerah Bengkulu.
  2. Memfasilitasi pemecahan masalah pembangunan di Propinsi Bengkulu
  3. Meningkatkan peran Ripteks bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat

TUJUAN:

  1. Membantu Pemerintah Daerah di Tingkat Propinsi dan Kabupaten/Kota sebagai mitra.
  2. Merumuskan kebijakan riset dan pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni yang aplikatif.
  3. Memberikan konsultasi dan advokasi ilmu pengetahuan, teknologi dan seni bagi pemerintah dan masyarakat dalam merencanakan, melaksanakan, memantau dan mengevaluasi pembangunan.

STATUS DAN KEDUDUKAN

            Dewan Riset Daerah Propinsi Bengkulu adalah suatu lembaga independent non-struktural. Secara organisatoris, sesuai dengan semangat Undang Undang No. 34 Tahun 2004 berada di bawah dan bertanggungjawab kepada Gubernur Bengkulu dan berkedudukan di ibukota Propinsi Bengkulu.

TUGAS DAN FUNGSI

1.

STRATEGI:

  1. Perumusan arah dan kebijakan penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni di Propinsi Bengkulu.
  2. Pengembangan jaringan kerjasama dengan lembaga keilmuan baik di tingkat nasional maupun daerah.
  3. Pemberian pertimbangan kajian strategis kepada Pemerintah Daerah di Propinsi Bengkulu dalam pengambilan kebijakan dan keputusan pembangunan dalam kerangka otonomi daerah.
  4. Pemberian pertimbangan kepada stakeholders dan penyandang dana penelitian dan pengembangan mengenai arah dan kebijakan penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni di Propinsi Bengkulu.
  5. Perumusan arah dan kebijakan penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni dan penerapannya dalam bentuk kajian strategis sebagai landasan pembangunan di Propinsi Bengkulu.

BIDANG KAJIAN

            DRD dibentuk untuk melaksanakan kajian strategis tentang pembangunan di Propinsi Bengkulu. Kajian tersebut mencakup semua aspek pembangunan, sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni di satu sisi dan kebutuhan pembangunan di sisi lain.

            Ada tujuh bidang kajian yang telah ditetapkan untuk periode kepengurusan 2009-2013, yaitu:

1. Tehnik dan rekayasa

Ketua:

Anggota:

Prioritas Kajian:

 

2. Sistem Informasi

Ketua:

Anggota:

Prioritas Kajian:

3) Sosial Budaya dan Hukum

Ketua:

Anggota:

Prioritas Kajian:

4) Sumber Daya Manusia

Ketua:

Anggota:

Prioritas Kajian:

5) Ekonomi

Ketua:

Anggota:

Prioritas Kajian:

6) Pertanian

Ketua:

Anggota:

Prioritas Kajian:

7) Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup

Ketua:

Anggota:

Prioritas Kajian:

 

HARAPAN

 

            DRD sebagai lembaga independent non-struktural perlu diperkuat. Di era otonomi dan persaingan global, DRD yang kuat bisa menjadi motor pembaruan dalam memperkuat sistem inovasi dan pembangunan daerah umumnya di Indonesia. Penguatan DRD sangat penting agar lembaga ini dapat:

  • memiliki kemampuan “melaksanakan tugas dan fungsi” yang pokok (seperti diungkapkan dalam UU No. 18/2002)
  • memiliki kemampuan “merespon” isu penting/strategis (dan aktual) yang relevan
  • menjadi “kelompok yang berwibawa dan berpengaruh” dalam kebijakan publik yang relevan dan dalam perbaikan kebijakan
  • memiliki “kepioniran/ keprakarsaan” dalam perbaikan kebijakan.

Bukan hanya pemerintah daerah yang semestinya memiliki perhatian dan kesungguhan mendorong dan memperkuat DRD, tetapi juga kalangan akademisi/litbangyasa, dunia usaha dan tokoh masyarakat diharapkan berpartisipasi dalam penguatan DRD.

 

One Response to “Dewan Riset Daerah (draft)”

  1. Khasanatul Muhtar Says:

    mengapa Balitbang dan Propinsi Bengkulu Data Webnya belum update, karena setiap surveiyor untuk analisa bisnis pendatang baru yang akan menanamkan modal di bengkulu selalu mencari data di Web. smoga Pengelola Web Provinsi Bengkulu dapat menyajikan secara Online dan Up to date.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s